Website Blogger dan Media Informasi

Sponsor_B_02

Sponsor_B_02

Menciptakan Karakter Anak

0 2

Sponsor_Side_01

Menciptakan Karakter Anak

Assalamau’alaikum Wr.Wb.
Salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita selalu ada dalam lindungan Alloh SWT. Aamiin.

Sesuai judul artikel kali ini, saya akan sedikit berbagi, tentang Siap jadi papah Mamah tetapi belum siap jadi orang tua. Sekilas ini kelihatan sama, tetapi berbeda arti. Sebagai umat manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia ini dalam setiap langkah dan perbuatan itu sudah di takdirkan dan sudah di tulisakan di Lauh Mahfudz dan sudah jelas di Al-Quran:

Sponsor_Side_01

Begitupula dengan takdir sebagai orang tua, dari awal sebelum menikah, lalu akad nikah, dan selanjutnya mempunyai anak, baik itu anak kandung atau pun anak asuh.

  • Tugas dan Fungsi Orang Tua

Di jaman sekarang ini banyak yang kurang pemahaman tentang tugas dan fungsi sebagai orang tua, menjadi papah mamah/ ayah ibu tidak menjamin bisa menjadi orang tua. Karena tugas orang tua harus bisa mendidik keturunannya atau anak-anak nya menjadi anak yang sholeh dan sholehan, memberikan pendidikan agama yang lebih penting, bukan hanya pendidikan umum saja yang di ajarkan.

Selain itu, seorang anak akan mencontoh perilaku orang tua nya, jangan sampai menyalahkan lingkungan luar apabila anak kita berbuat kurang baik, tetapi lihat dahulu di dalam keluarga, apa yang salah dengan kita sebagai orang tua, walaupun salah satu yang menjadikan karakter anak itu lingkungan, baik sekolah, teman bermain, atau tetangga. Maka dari itu jadilah orang tua yang baik yang bisa mendidik anak-anak nya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah.

  • Karakter Keluarga

Sponsor_Side_01

Seperti yang disampaikan di atas, perilaku anak tergantung sikap orang tua kepada anak nya, contoh nya banyak anak yang sikap nya menjadi pemarah, suka memukul atau tempramen, itu bisa dilihat apa yang sudah kita lakukan kepada anak kita. Selanjutnya jangan biasakan apa yang di pinta anak selalu di turuti, tetapi harus di filter atau di atur apa yang dibutuhkan anak. Apalagi di jaman digital sekarang, anak umur 2 tahun sudah diberikan handphone (HP) gadget dengan alasan biar anteng. Itu sebetulnya salah besar, selain dari segi kesehatan juga akan berpengaruh kepada mental anak.

  • Hidupkan Nuansa Keagamaan Dirumah

Ilmu agama sangat penting untuk bekal umat manusia, seperti pada anak. Anak yang tidak mendapat ilmu agama di jaman sekarang ini sangat rentan akan pengaruh luar. Biasakan anak selalu berprilaku baik di rumah sesuai tuntunan agama kita. Selalu perdengarkan suara-suara murotal atau pengajian. Insya Alloh dengan jika di rumah anak sudah di didik dengan perilaku keagamaan, maka anak tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif ketika diluar.

  • Kesimpulan

Setiap apa yang dilakukan orang tua di rumah itu akan terekam oleh memori anak, baik buruknya anak itu tergantung orang tua yang mendidik, jangan salahkan orang lain, lebih baik introspeksi diri apa yang salah pada diri kita sehingga anak kita berperilaku kurang baik. Tetapi jika memang kita sudah berupaya memberikan pendidikan baik tetapi anak tetap saja kurang baik, maka jadikan itu sebuah ujian untuk menilai seberapa kuat iman kita. Jadilah Orang Tua yang baik.

Semoga kita selalu diberikan keturunan atau anak yang sholeh – sholehah, dan selalu ada dalam lindungan Alloh SWT. Aamiin.

Demikian Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More