Website Blogger dan Media Informasi

Sponsor_B_02

Sponsor_B_02

Ketentuan Ibadah Haji

0 2

Sponsor_Side_01

Ketentuan Ibadah Haji

Pengertian Haji

Kata haji berasal dari hajja-yahujju-hajju (kata sipat). secara bahasa (etimologi) syari, haji berarti melakukan perjalanan di sengaja ke tempat-tempat suci dengan amalan-amalan tertentu dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Sedangkan definisi lain, sesuai makna kedua dari haji adalah melaksanakan rukun islam yang ke lima sebagai penyempurnaan keislaman seseorang muslim. Ibadah haji diwajibkan Allah SWT atas setiap muslim yang mampu untuk mengerjakannya sekali dalam hidupnya.

Sponsor_Side_01

Allah SWT memeritahkan dalam Al-Qur’an surah Ali’imraan ayat 97. Artinya: “padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) makam ibrahim, barang siapa memasukinya (Bitullah itu) menjadi amalan dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke baitullah.Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali ‘imraan/3:97).

Perhatikan pula sabda Rasulallah SAW. Artinya: “dari ibnu ‘abbas ra. bahwasanya aqra bin habis berkata: Ya Rasulullah SAW.! apakah haji itu wajib di kerjakan tiap-tiap tahun, atau cukup satu kali saja? Rasulullah SAW menjawab: Ya, yang wajib hanya satu kali saja, maka barang siapa yang menambahnya, maka itu sunah.” (HR.Abu Dawud dan Nasa’i).

Hukum melaksanakan ibadah haji adalah fardu ‘ain atas mukmin yang telah memenuhi syarat-syarat yang telah di tentukan. Ibadah haji hanya diwajibkan sekali seumur hidup, sedangkan yang kedua kali dan seterusnya hukumnya sunah.

Sponsor_Side_01

Sarat Wajib Haji

  • Islam
  • Balig/dewasa
  • Merdeka (anak tidak wajib mengerjakan)
  • Kuasa atau mampu Dalam menunaikan ibadah haji,

bagi perempuan harus disertai suami atau muhrim nya atau orang lain yang diberi amanat.

Syarat Wajib Haji

Haji termasuk ibadah mahdah, karena itu harus dikerjakan sesuai dengan apa yang di contoh kan oleh Rasulallah SWT agar haji dinilai syah secara hukum islam, adapun syarat sah haji sebagai berikut:

  • Dilaksanakan sesuai batasan-batasan waktunya.
  • Melakukan urutan pelaksanaan haji, baik rukun maupun wajib haji.
  • Memenuhi semua syarat pelaksanaan serangkaian amalan dalam haji.
  • Dilaksanakan di tempat yang telah ditentukan berdasarkan syariat.
Demikian semoga bermanfaat. Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More